kepada siapa lagi pisau kau beri
ketika siang kita terlalu gelap untuk melangkah
dan upeti kemarinpun tak begitu berharga
kepada siapa lagi pisau kau beri
bila 100 harimu telah dimakan oleh janjimu sendiri
kau gagal, kau telah gagal memimpin bangsa ini
esok bila waktunya tiba
ketika hampir semua orang dinegeri ini
berkumpul dihadapan kotak suara
apa lagi yang kau perbuat
tinggal malam dan sianglah yang berpikir
untuk apa pisau kau beri
sementara orang-orangmu mengasah ribuan pisau
kembali menyiapkannya, untuk kau beri kepada bangsamu lagi !
biadab.
mdf, januari 2006
-
0 komentar:
Posting Komentar
untuk teman-teman yg belum punya web or blog pada bagian kolom "BERI KOMENTAR SEBAGAI" : pilih Name / URL, Kolom nama di isi sesuai nama anda dan pada kolom URL kosongkan saja, demikianlah & terima kasih atas partisifasinya